PENGHARGAAN UNTUK KOTA SUKABUMI SEBAGAI KOTA TERBAIK GERAKAN MENUJU 100 SMART CITY DI INDONESIA

Ada yang menarik dari pernyataan Menteri Kominfo Rudiantara dalam acara Seminar dan Penghargaan Gerakan Menuju 100 Smart City di Jakarta kemarin (15/11). Sebagian besar masyarakat telah salah memahami Smart City hanya sebagai pengadaan peralatan teknologi informasi (TI) canggih atau berbagai aplikasi.
Saya katakan, bahwa perangkat TI ataupun aplikasi hanya merupakan tool (alat). Pengertian Smart City sesungguhnya cara yang cerdas dalam mengelola daerah kabupaten/kota di berbagai bidang. Aplikasi sifatnya membantu mewujudkan upaya cerdas tersebut , tegas Rudiantara lebih lanjut.

Menteri Kominfo RI Rudiantara saat memberikan sambutan sekaligus membuka acara secara resmi (Foto : Agus Rustiawandi)

Setelah beberapa tahun Kementerian Kominfo seperti ““membiarkan” kabupaten/kota dan propinsi mempersepsikan masing-masing tentang Smart City, maka Kementerian Kominfo bersama Kementerian Dalam Negeri dan Bappenas pada bulan Mei 2017 melakukan assessment (penilaian) terhadap kabupaten/kota untuk dilakukan Gerakan Menuju 100 Smart City di Indonesia.
Berdasarkan dokumen perencanaan yang disusun oleh Dinas Kominfo Kota Sukabumi, setelah dilakukan assessment oleh para pakar di berbagai disiplin ilmu, maka Kota Sukabumi masuk dalam 25 kabupaten/kota terbaik yang akan didorong untuk melaksanakan Smart City dan menjadi bench marking bagi kabupaten/kota berikutnya.
Berdasarkan analisis dan saran pembimbing yang disiapkan Kementerian Kominfo, Kota Sukabumi menetapkan quick win pemberdayaan UKM melalui subsidi pemerintah daerah untuk pembayaran bunga pinjaman modal UKM dari Bank Perkreditan Rakyat (BPR) maupun BMT. Bunga yang dijadikan subsidi bagi UKM berasal dari bunga deposito Pemerintah Daerah.

Quick Win unik Kota Sukabumi yang telah hampir 6 tahun berjalan dan digagas oleh Mohammad Muraz sejak masih menjadi Sekretaris Daerah, akan didukung oleh penggunaan aplikasi maupun perangkat teknologi informasi lainnya dan akan menjadi bagian dari sitem Smart City Kota Sukabumi. Oleh karena itu Bappeda dan Dinas Kominfo Kota Sukabumi telah berkolaborasi dalam menyusun dokumen perencanaan Smart City berupa buku Master Plan dan Quick Win untuk 15 tahun ke depan.
Inti dokumen inilah yang telah dipresentasikan oleh Walikota Sukabumi dalam Seminar dan Penghargaan Gerakan Menuju 100 Smart City di Indonesia bersama 24 bupati/walikota lainnya yang dinilai terbaik setelah ada 1 daerah yang dalam perjalanannya dinyatakan gugur. Untuk Jawa Barat yang lolos dan mendapat penghargaan adalah Kota Bandung, Kota Sukabumi, Kota Cirebon, Kota Bekasi dan Kota Bogor.

Dalam penyampaiannya walikota mengatakan “Program Quick Win Kota Sukabumi, yaitu Program Dana Bergulir untuk UMKM, di mana Pemkot Sukabumi menyubsidi pinjaman yang diberikan BPR kepada UMKM. Pihak pemerintah daerah telah memiliki daftar UMKM binaan yang kemudian diajukan kepada BPR untuk mendapatkan pinjaman berbunga rendah. Proses penentuan/seleksi dilakukan oleh pihak bank tanpa campur tangan pemerintah. Prosentase persetujuan dari pihak BPR terhadap daftar UMKM yang diajukan Pemkot Sukabumi menyentuh angka lebih dari 90 % “. Paparnya.
Walikota Sukabumi Menambahkan keunggulan dari Quick Win ini yaitu BMT dan BPR menjadi Maju, UMKM di Kota Sukabumi cukup meningkat dan Kualitas SDM menjadi lebih baik lagi.
Mudah mudahan ekspose ini memberikan manfaat untuk daerah lain. Ujarnya

 Ekspose Walikota Sukabumi dalam Seminar dan Penghargaan Gerakan Menuju 100 Smart City (Foto : Agus Rustiawandi)

Pada Malam Penganugerahan Award Gerakan Menuju 100 Smart City, Pemerintah Kota Sukabumi menerima Penghargaan yang diserahkan Kepala Kantor Staf Kepresidenan Teten Masduki kepada Kepala Dinas Kominfo Gabril Majid Sukarman mewakili Walikota Sukabumi. Satu lagi prestasi Kota Sukabumi yang bisa diraih meskipun jumlah anggaran dinas kominfo yang jauh amat kecil bila dibandingkan dengan kota/kabupaten lainnya di tanah air.

Piala Penganugerahan Award Gerakan Menuju 100 Smart City yang diterima oleh Kota Sukabumi 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: